Rabu, 06 September 2017

KASUS PELANGGARAN HAM PENGEBOMAN DI SARINAH Disusun Oleh Kelompok 5 XI IPS 1 SMA Xaverius 1 Palembang


Disusun Oleh
Kelompok 5 XI IPS 1 SMA Xaverius 1 Palembang
Nama Anggota:
1. Dimas Dewantara 10
2. Indah Novela 17
3. Joshep N 19
4. Larissa Levina 22
5. Michelle Wen 27




Serangan yang dilakukan teroris di area Jalan MH. Thamrin, Jakarta, 14 Januari 2016, pada pukul 10.10, menampilkan aksi operasi yang baru : melemparkan granat dan menembaki sasaran di tiga tempat kejadian perkara, yaitu di Pos Polisi Sarinah, di dalam kafe Starbucks dan di halaman kafe itu. Polisi menyimpulkan bom yang diledakkan pelaku di serangan di kawasan Sarinah itu berdaya ledak rendah. Kendati demikian, karena di dalam bom ada paku-paku tajam, serta mur maut dan lempengan logam, bom itu punya daya mematikan bagi mereka yang ada dalam jarak dekat, apalagi pelaku bom bunuh diri. Diketahui ada 6 bom dan sejumah granat yang tidak sempat dilontarkan.

Para pelaku berasal dari kelompok Bahrun Naim yang melakukan aksi nyata tindakan teror untuk mengharapkan ganjaran masuk surga. Di duga, misi mereka sebelumnya adalah target besar seperti Polda Metro dan Mabes Polri. Setelah gagal, mereka menyisir target seperti pos-pos polisi. Dari kejadian ini, ada 8 korban tewas. Diantaranya adalah 4 warga sipil dan 4 penyerang serta 24 orang luka-luka.


Sumber:



Opini/Tanggapan
1. Dimas Dewantara
Setiap ada bom yang dilakukan oleh teroris tentunya kita sebagai warga masyarakat sangat mengerikan/menakutkan karena bom tersebut pasti banyak memakan korban jiwa/harta benda kita sebagai warga masyarakat harus waspada terutama di tempat keramaian... dan yang melakukan hal tersebut harus dihukum seberat beratnya dan itu masuk dalam undang undang. Dan kita harus waspada dimana pun kita berada.


2. Indah Novela
Kasus sarinah merupakan kasus yang sangat berat karena termasuk kedalam pelanggaran HAM yang ada di indonesia. Dengan adanya perkembangan kelompok teroris mengalami perubahan yang dipicu oleh keberadaan WNI yang marak dilakukan melalui jejaring sosial dan kelompok menggunakan landasan agama.Oleh karena itu, rakyat Indonesia harus mendukung langkah Polri, BIN, TNI, BNPT serta kerja sama lembaga terkait lainnya dalam menguak kelompok teroris yang ada di Jakarta dan juga menangkap penyandang dana teroris.


3. Joshep
Para teroris melakukan pengeboman pada wilayah sarinah di jakarta dengan tujuan politik isis mereka.Pengeboman itu mengakibatkan banyak nyawa yang melayang dan juga banyak orang yang terluka.Serta Hancurnya bangunan bangunan masyarakat. Hal ini merupakan pelanggaran HAM sebab Para teroris ini Demi Menyelesaikan tujuan politik mereka.mereka melakukan aksi teror dan pengeboman tanpa peduli jiwa orang lain.


4. Larissa Levina
Perbuatan yang dilakukan terroris merupakan tindakan yang tidak baik untuk sesama manusia sebab semua itu telah melanggar HAM yang kita ketahui terdapat dalam pasal 28A. Dengan begitu secara langsung mereka (terroris) tersebut sudah melanggar hukum di indonesia dan telah melakukan perbuatan yang sangat keji. Namun kita sebagai warga negara Indonesia harus berhati hati dan saling menjaga. Pemerintah juga harus lebih memperketat keamanan dan kenyamanan wilayah di indonesia.


5. Michelle Wen
Aksi pengeboman oleh teroris seperti ini tidak hanya terjadi sekali di negara kita, tapi sudah berkali-kali. Mereka mengatasnamakan kepercayaan untuk melakukan tindakkan tersebut. Mereka ingin menunjukkan keberanian mereka serta kekuatan mereka di atas ketakutan orang-orang. Salah satu pasal yang telah dilanggar dalam aksi para teroris ini, adalah pasal 28 I ayat 1 mengenai hak untuk hidup. Menurut saya, ada baiknya pemerintah untuk meningkatkan keamanan negara serta keamanan teknologi dan internet kita, agar tidak ada pesan-pesan atau ajakan yang dapat memicu munculnya terorisme.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar