Kamis, 17 Agustus 2017

Peristiwa Gerakan Pemberontakan 30 September PKI (G30S/PKI) Disusun Oleh Kelompok 7 XI IPS 4 SMA Xaverius 1 Palembang

Disusun Oleh
Kelompok 7 XI IPS 4 SMA Xaverius 1 Palembang
Nama Anggota :
1. Cornelius Williams Lie (05)
2. Irlin Valencia (13)
3. Jestina Aprillia (16)
4. Leonardo Jonathan H.W (20)
5. Mario Valentino (24)



        (Link Video) Youtube :https://www.youtube.com/watch?v=_FTUC-Mjtvs&spfreload=10

        Gerakan 30 September 1965 / PKI (G30S/PKI) adalah peristiwa pengkhianatan terhadap Bangsa Indonesia terbesar yang pernah terjadi. Peristiwa ini terjadi malam hari tepat saat pergantian dari tanggal 30 September (Kamis) menjadi 1 Oktober (Jumat) 1965 saat tengah malam. peristiwa ini melibatkan anggota PKI dan pasukan Cakrabirawa.

        Gerakan ini bertujuan untuk menggulingkan Soekarno dan mengubah Indonesia menjadi komunis. Gerakan ini diprakarsai oleh Dipa Nusantara Aidit yang merupakan ketua dari PKI saat itu. DN. Aidit saat itu melancarkan hasutan-hasutan kepada rakyat Indonesia untuk mendukung PKI menjadikan Indonesia sebagai "negara yang lebih maju". DN Aidit dinyatakan sebagai dalang dari G30S/PKI oleh Pemerintah Republik Indonesia pada masa Presiden Soeharto.

        Gerakan ini bergerak atas perintah Letnan Kolonel Untung Syamsuri yang saat itu adalah Komandan Batalyon I Cakrabirawa. Gerakan ini meluncur di Jakarta dan Yogyakarta dimana gerakan ini mengincar para Dewan Jendral dan perwira tinggi. Gerakan di Jakarta sebenarnya bermaksud untuk menculik para jendral dan membawanya ke Lubang Buaya. namun, beberapa prajurit Cakrabirawa ada yang memutuskan untuk membunuh beberapa jendral di tempat dia diculik. yaitu diantaranya Ahmad Yani dan Karel Satsuit Tubun. dan sisanya meninggal secara perlahan karena luka mereka di Lubang Buaya. dan mereka yang meninggal saat gerakan ini adalah:
1. Letnan Jendral Anumerta Ahmad Yani (Meninggal di rumahnya di Jakarta Pusat).
2. Mayor Jendral Raden Soeprapto
3. Mayor Jendral Mas Tirtodarmo Haryono
4. Mayor Jendral Siswondo Parman
5. Brigadir Jendral Donald Isaac Panjaitan
6. Brigadir Jendral Sutoyo Siswodiharjo
7. Brigadir Polisi Ketua Karel Satsuit Tubun (Meninggal di rumahnya)
8. Kolonel Katamso Darmokusumo (Korban G30S/PKI di Yogyakarta)
9. Letnan Kolonel Sugiyono Mangunwiyoto (Korban G30S/PKI di Yogyakarta)
10. Kapten Lettu Pierre Andreas Tendean (Meninggal di kediaman Jendral Abdul Haris Nasution)
11. Ade Irma Suryani Nasution (Putri Abdul Haris Nasution yang meninggal di kejadian ini)

          Atas kejadian ini, rakyat menuntut Presiden Soekarno untuk dengan segera membubarkan PKI. dan dengan sangat terpaksa, Soekarno akhirnya membubarkan PKI yang merupakan kekuatan terbesar yang mendukung gerakan "Ganyang Malaysia" milik Soekarno. Soekarno kemudian memerintahkan Mayor Jendral Soeharto untuk membersihkan unsur pemerintahan dari pengaruh PKI. perintah itu pun dikenal dengan nama Surat Perintah 11 Maret 1966 yang sesuai dengan pernyataan Soekarno berisi mengenai pengamanan diri pribadi presiden, pengamanan jalannya pemerintahan, pengamanan ajaran presiden dan pengamanan wibawa presiden.

        Sumber:
        1. https://brainly.co.id/tugas/2254798
        2. https://id.m.wikipedia.org/wiki/Gerakan_30_September


        Opini



        1. Cornelius Williams Lie

        Menurut saya, Peristiwa G30S PKI adalah gerakan yang sangat menegangkan karena pada gerakan tersebut terjadi pemberontakan serta pembunuhan massa secara tragis

        2. Irlin Valencia

        Menurut pendapat saya, peristiwa Gerakan Pemberontakan 30 September PKI merupakan peristiwa yang sangat kejam pada zaman pergantian dari orde lama ke orde baru karena banyaknya pembunuhan yang dilakukan anggota PKI  dan para korban sebelum dibunuh harus disiksa terlebih dahulu. Hal ini melanggar pasal 28 I karena setiap orang berhak untuk hidup dan hak untuk tidak disiksa serta hak untuk bebas dari perlakuan diskriminatif. Hal ini tidak boleh di tiru dan terulang kembali.

        3. Jestina Aprillia

        Menurut pendapat saya, peristiwa gerakan pemberontakan 30 September PKI merupakan partai komunis yang sangat kejam atas pembunuhan yang telah dilakukan, peristiwa ini terjadi karena adanya pengontrolan pergerakan serikat buruh peristiwa ini melanggar pasal 28 A karena setiap manusia berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidupnya

        4. Leonardo Jonathan H.W

        Menurut pendapat saya, atas kejadian Peristiwa gerakan pemberontakan 30 September PKI yang telah saya cerna, kejadian mengenaskan ini benar - benar tidak boleh terulang kembali di masa sekarang maupun yang akan hadir, sebab peristiwa ini sangat banyak melanggar HAM orang - orang Indonesia di zaman itu. Peristiwa ini disebabkan karena Maraknya PKI yang membantai dan membunuh habis habisan banyak jiwa, karena pengontrolan pergerakan serikat buruh. Membuat begitu banyak korban dan dampak dari kejadian ini. Dampaknya ,yaitu Presiden Soekarno kehilangan kewibawaannya di mata rakyat Indonesia, Kondisi politik Indonesia semakin tidak stabil sebab muncul pertentangan  dalam lembaga tinggi negara, Sikap pemerintah yang belum dapat mengambil keputusan untuk membubarkan PKI sehingga menimbulkan kemarahan rakyat, Munculnya aksi demonstrasi secara besar-besaran yang dilakukan rakyat beserta mahasiswa yang tergabung dalam KAMI, KAPPI, dan KAPI, dll. Menurut saya, Kejadian ini telah melanggar UUD 1945 Pasal 28 A yang berisi setiap manusia berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidupnya.

        5. Mario Valentino

        Menurut saya peristiwa G30S PKI adalah gerakan yg sangat menyeramkan karena terdapat pemberontakan yang menyebabkan banyak korban meninggal.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar