Rabu, 16 Agustus 2017

Peristiwa Bom Bali Disusun Oleh Kelompok 7 XI IPS 3 SMA Xaverius 1 Palembang

Disusun Oleh
Kelompok 7 XI IPS 3 SMA Xaverius 1 Palembang
Nama Anggota:
1.     Chiara Apta (5)
2.     Klara Jacintha (14)
3.     Maria Fransisca (17)
4.     Mercy Valentina (20)
5.     Tasya Caroline (32)



(Link video) youtube : https://youtu.be/SbfKO_1KD9Q

Kasus pelanggaran HAM yakni perisitiwa Bom Bali merupakan salah bentuk peristiwa yang tidak bisa dilupakan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Bali. Peristiwa ini terbagi menjadi 2 bagian yaitu Bom Bali I dan Bom Bali II.
Bom Bali I adalah 3 peristiwa pengeboman yang terjadi pada malam hari pada tanggal 12 Oktober 2002. Dua ledakan pertama terjadi di Paddy's Pub dan Sari Club di Jalan Legian, Kuta, Bali sedangkan ledakan terakhir terjadi di dekat Kantor Konsultat Amerika Serikat walaupun jaraknya cukup berjauhan. Rangkaian pengeboman ini merupakan pengeboman pertama yang kemudian disusul oleh pengeboman dalam skala yang jauh lebih kecil yang juga bertempat di Bali pada tahun 2005 yaitu Bom Bali II. Peristiwa Bom Bali I menyebabkan 202 korban jiwa dan 209 orang luka-luka atau cedera. Kebanyakkan korban merupakan wisatawan asing yang sedang berkunjung ke lokasi tempat wisata tersebut.
Tidak hanya terjadi pada tahun 2002, pengeboman Bali 2005 adalah serangkaian pengeboman yang terjadi di Bali pada 1 Oktober 2005. Pengeboman ini terjadi dalam 3 lokasi terpisah yaitu Kafe Nyoman, Kafe Menega, dan Restoran Raja, Kuta Square. Peristiwa ini menyebabkan 23 orang tewas dan 196 lainnya luka-luka.
Peristiwa Bom Bali I dan II merupakan ulah jaringan teroris Jemaah Islamiyah. Jaringan teroris Jemaah Islamiyah adalah sebuah organisasi yang berhubungan dengan Al-Qaeda yang telah melaksanakan pengeboman di Hotel Marriott Jakarta pada tahun 2003, Kedutaan Besar Australia pada tahun 2004, Bom Bali 2002 dan 2005, serta Pengeboman Jakarta 2009.

Sumber:

Tanggapan, opini, analisis, solusi dari setiap anggota kelompok

1.      Chiara
Menurut saya, kasus bom bali merupakan tindakan yang sangat disayangkan terjadi di negara kita yaitu Indonesia. Seperti yang kita ketahui, negara Indonesia menerapkan Hak Asasi Manusia. Karena tindakan tersebut sangat tidak manusiawi dan kejam, banyak nyawa orang yang tidak bersalah hilang begitu saja dan menyebabkan banyak kerugian bagi beberapa pihak.

2.      Klara
Menurut saya, peristiwa Bom Bali telah melanggar pasal 28 A dan 28 G ayat 1. Alasan saya memilih pasal 28 A karena setiap orang berhak untuk hidup sejak ia dilahirkan di dunia, tetapi hal ini tidak berlaku dalam peristiwa Bom Bali karena masyarakat yang menjadi korban (meninggal dunia) telah kehilangan haknya untuk hidup di dunia ini secara tidak manusiawi, sedangkan alasan saya memilih pasal 28 G karena setiap orang berhak atas perlindungan dari ancaman dan rasa aman. Tetapi hal ini tidak berlaku, sebab masyarakat Bali pada saat itu mengalami rasa takut dan merasa bahwa dirinya bisa saja terancam dengan gangguan dari para teroris.

3.      Maria Fransisca
Menurut saya, peristiwa Bom Bali masih belum jelas kasusnya. Karena yang menjadi pelaku dalam kasus ini juga ikut mati dalam pengeboman dan hebatnya lagi, peristiwa Bom Bali tidak hanya terjadi 1 kali dan telah memakan banyak korban. Seharusnya pemerintah lebih fokus dalam mencari tahu penyebab dalam peristiwa ini.

4.      Mercy
Menurut saya, peristiwa Bom Bali telah melanggar Hak Asasi Manusia. Karena manusia berhak untuk hidup seperti yang tercantum dalam pasal 28 A. Peristiwa Bom Bali tersebut telah memakan banyak korban jiwa yang bukan hanya warga Indonesia saja melainkan turis asing yang datang ke Indonesia. Para turis seharusnya kita hormati dan keamanannya harus terjamin. Untuk menjaga keamanan tersebut, seharusnya aparat kepolisian lebih meningkatkan keamanan di Indonesia.

5.      Tasya
Menurut pendapat saya, peristiwa Bom Bali merupakan tindakan yang tidak manusiawi dan termasuk kejahatan genosida. Kemudian, kasus Bom Bali merupakan kasus yang menyedihkan karena telah memakan banyak korban mulai dari Warga Negara Indonesia maupun Warga Negara Asing atau turis yang seharusnya dijaga dan dihormati.




Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar