Senin, 07 Agustus 2017

Pelanggaran HAM Oleh Tentara Nazi Jerman disusun oleh Kelompok 6 XI MIPA 1 SMA Xaverius 1 Palembang


Disusun oleh
Kelompok 6 - XI MIPA 1 – SMA Xaverius 1 Palembang
Nama Anggota :
1. Fidelia Irena (14)
2. Leody Prasanto Agustinus (24)
3. Ridho Arfiliando (32)
4. Siska Putri (34)
5. Tongam Pasarela Saing (37)



Kasus pelanggaran HAM yakni kasus yang dilakukan oleh Adolf Hitler di Jerman selaku seorang politisi dan ketua partai NAZI. Adolf Hitler yang merasa dendam dengan bangsa barat layaknya Inggris dikarenakan kalah dalam Perang Dunia 1. Dengan adanya perjanjian Versailles, Jerman merasa terhina dikarenakan Jerman menyerah pertama kali. Yang dalam perjanian disebutkan bahwa semua biaya perang atau ganti rugi ditanngung sepenuhnya oleh Jerman. Di mana pada saat bersamaan, ekonomi Jerman lagi sangat tidak memungkinkan untuk menanggung semua tuntutnan  sehingga banyak orang menderita selain rakyat Yahudi yang sukses dan tidak terpengaruh oleh perekonomian buruk. Yang akhirnya ada rasa tidak suka terhadap rakyat Yahudi. Kebencian ini semakin menjadi-jadi ketika depresi besar (Wallstreet Crash). Bank- bank Amerika Serikat yang pada awalnya meminjamkan uang bagi negara Jerman menarik semua pinjaman tersebut sehingga Jerman sangatlah menderita. Akhirnya Hitler memanfaatkan semua kesempatan itu untuk mendapat dukungan lebih yang pada awalnya dia kalah dalam pemilu. Ia membentuk tentaranya sendiri SA (Sturmabteliung), ia meneror seluruh lawan politiknya. Ia pun melaksanakan pemberontakan di kedai bir di Munich tetapi Pemerintah berhasil menangkapnya dan memenjarakannya. Akan tetapi, Hitler hanya dipenjara sekitar 5 bulan dan bebas. Ia menghirup udara bebas dan melaksanakan kampanye untuk pemilu. Ia kalah pada awalnya dengan seorang veteran Hindenburg. Namun dengan bantuan sayap kanan yang mendukung Hitler karena ketakutan mereka terhadap Komunis, mereka berhasil meyakinkan Hindenburg sehingga mereka berhasil meyakinkan mereka agar Hitler menjadi kanselir Jerman. Terpilihnya Hitler sebagai kanselir mengakibatkan  dirinya semakin berkuasa. Ia menggunakan SS (Schutzstaffel) dan Gestapo (Gehemie Statspolizei) untuk memusnahkan semua orang yang bertentangan dengannya. Setelah tragedi kebakaran Gedung Parlemen (Reichstag), Hitler meyakinkan rakyatnya untuk mendeklarasikan keadaan darurat nasional sehingga seluruh partai Komunis yang menjadi lawan politik Hitler bisa dibersihkan. Dengan rakyat di belakangnya dan pemerintah, akhirnya banyak orang Yahudi yang mati dibunuh dengan cara keji seperti di masukkan ke ruangan bergas. Ada juga penembakan oleh tentara Jerman yang ditujukan oleh etnis Yahudi. Mereka dideportasi dan dikirim ke kamp konsentrasi dimana semua tindakan tidak manusiawi dilakukan. Kamp konsentrasi ini semakin banyak ketika Jerman berhasil menaklukan Polandia (Fall Weiss) dan Prancis (Fall Gelb). Mereka membangun sekitar 66 kamp di seantaro Eropa. Seperti  Auschwitz- Birkenau di Polandia, Bergen Belsen, Dachau di Jerman. Akibat tindakan keji mereka ini, kurang lebih 6 juta orang Yahudi dan belum termasuk tahanan perang, orang cacat mati dihabisi tanpa rasa kasihan sedikit pun. Kekejian ini baru diketahui ketika tentara sekutu menemukan keberadaan kamp-kamp ini ketika Jerman semakin terdesak dalam perang. Para pasukan sekutu sangatlah terkejut, terutama karena Amerika Serikat pernah menolak kapal pengungsi berisikan orang Yahudi dari Eropa. Mereka pun menunjukkan kengerian ini dengan memerintahkan masyarakat awam Jerman untuk melihat isi dari kamp ini sekaligus menguburnya secara massal. Tindakan sadis ini menjadi salah satu alasan utama mengapa HAM itu penting. Beruntunglah, UDHR lahir sebagai dasar hukum HAM universal pada tahun 1948 agar semua orang dapat terlindungi dari kekejaman ini.

Sumber:
1. Buku Topography of Terror




Opini :
1. Leody P.
Menurut saya, Adolf Hitler telah melakukan tindakan pelanggaran HAM yang sangat keji seperti dia memanfaatkan kesempatan untuk mengambil keuntungan demi dirinya dengan berbuat semena-mena pada rakyat terutama pada anak-anak dan para wanita. Mereka yang dibunuh dalam ruangan penuh dengan gas beracun dan rambut para wanita diambil untuk dikirim ke Jerman. Dan juga para tahanan Yahudi disuruh menggosok aspal, di mana semua perbuatan itu melanggar HAM perorangan karena perbuatan itu merupakan perbuatan yang sangat keji.



2. Tongam P.
Menurut pendapat saya secara pribadi, kekejaman yang telah dilakukan oleh Nazi merupakan kekejaman terburuk yang pernah dicatat oleh sejarah umat manusia. Sangatlah memalukan dan menjadi noda bagi umat manusia.Genosida terencana ini memanfaatkan seluruh negara Jerman untuk membantai etnis Yahudi. Bagaimana bisa pelaku kejahatan ini seperti SS dan Gestapo melakukan semua ini tanpa merasa kasihan atau tega sedikit pun. Pandangan mereka yang menganggap mereka adalah bangsa arya dan bangsa lain lebih rendah dari mereka itu adalah keliru. Sangat keliru. Dari pandangan yang salah itu, Hitler memanfaatkannya untuk memanaskan kebencian bangsa Jerman kepada etnis Yahudi yang sebenarnya telah terintergrasi di Jerman. Rakyat Jerman yang termakan akan perkataan Hitler pun menjadi senjata Hitler untuk membersihkan lawan politiknya serta bangsa Yahudi. Sementara Perang Dunia ke 2 meletus pada tanggal  1 September 1939, bangsa Yahudi di wilayah okupasi Jerman telah menerima berbagai intimidasi serta tindakan yang seharusnya melanggar HAM. Semua ini semakin memburuk ketika Paris telah jatuh ke tangan Jerman. Kamp konsentrasi sebanyak 66 kamp dibuka di wilayah Jerman itu sendiri hingga wilayah okupasinya. Di kamp-kamp inilah, mayoritas kejahatan perang Nazi dilaksanakan. Mulai dari memperbudak bangsa Yahudi untuk kerja paksa, memasukkan mereka ke kamar gas dimana mereka diberitahu untuk mandi hingga percobaan eksperimen yang menggunakan manusia asli sebagai subyeknya yang nantinya semua subyek itu akan dibunuh tidak peduli mereka lolos. Sedikit menyedihkan bagi saya karena percobaan tidak berprikemanusiaan Nazi justru memberikan kita gambaran secara detail bagaimana proses hiportemia. Selain itu, Nazi memperlakukan para orang Yahudi di tahanan dengan buruk. Banyak dari mereka mati karena penyakit ataupun kelelahan. Akibatnya, lebih dari 6 juta orang Yahudi dari segala kalangan umur dan jenis kelamin harus meregang nyawa mereka dalam penderitaan. Nazi mencuri telah mencuri segalanya dari mereka mulai dari kehidupan normal mereka, rumah, harta, hingga nyawa mereka sendiri. Padahal, hal itu sebenarnya sangatlah membuang tenaga, senjata, uang serta hanya menambah dosa bagi bangsa Jerman. Saya yakin, seandainya pandangan ini tidak ada, Jerman pasti telah memenangkan perang dunia ke 2, namun sangat disayangkan mereka lebih mementingkan kebrutalan terhadap "hama" tersebut daripada memenangkan perang. Kekejaman Nazi memang harus berakhir tidak peduli apapun yang terjadi. Nazi harus musnah. Namun, sebelum kita menyalahkan Jerman dan Nazi atas kejahatan ini, perlu diketahui bahwa terdapat beberapa Jerman terutams di kalangan militer masih memiliki hati nurani serta sadar bahwa apa yang telah dilakukan Hitler itu salah. Seperti Generalfeldmarshall Erwin Rommel yang menolak perintah Hitler untuk melaksanakan kebrutalan terhadap tahanan atau Yahudi. Beliau hanya satu- satunya orang dari Nazi yang memiliki museum tentang dirinya dan dihormati oleh musuhnya sendiri. Saya yakin, beliau memiliki pandangan mengenai manusia yang sama seperti ini yakni setiap manusia itu sama pada hakikatnya dan derajatnya, tanpa memandang suku, ras, ataupun agama mereka. Akibat kekejaman mereka dan peristiwa pahit yang telah terjadi sebelumnya, UDHR yang menjadi landasan HAM modern akhirnya lahir. Dan kita sebagai manusia modern patut bersyukur bahwa kita tidak harus mengalami penderitaan mereka semua dan menyaksikan secara langsung kebrutalan Nazi. Tetapi tugas kita sebagai manusia modern adalah menyuarakan suara mereka yang telah menjadi korban akibat kekejaman mereka agar kejadian seperti ini tidak perlu terjadi lagi di sejarah umat manusia dan menjadi pendekar HAM bagi masa sekarang.

3. Fidelia I.
Menurut saya, ini merupakan salah satu pelanggaran HAM yang sangat berat di mana Hitler yang semena-mena memegang kekuasaan hidup atau mati orang banyak. Apa salah para kaum Yahudi sehingga harus dibunuh secara keji dan tidak manusiawi seperti lagi membakar sampah. Lantas apa maksud dan tujuannya. Jerman merasa bangsa mereka adalah bangsa yang kuat dan benar, tetapi itu tidaklah benar. Karena apapun yang ada di dunia ini sama dan sederajat, tidak ada yang lebih hebat. Mereka seakan-akan melarang banyak orang untuk hidup seperti membunuh mereka dengan cara dimasukkan di dalam ruangan gas baeracun ataupun  sengaja melakukan penembakkan. Kejinya Hitler dan pasukannya tidak terhitung lagi. Banyak rakyat menderita karenanya. Oleh karena itu, pelanggaran HAM oleh Hitler ini tercatat sebagai salah satu kekejaman yang dilakukan sepanjang masa di dunia.

4. Siska P.
Menurut saya, yang dilakukan nazi Jerman adalah sesuatu yang sangat kejam. Hanya karena rakyat Yahudi lebih makmur, mereka lantas membunuh rakyat Yahudi tersebut tanpa berpikit kenapa rakyat Yahudi tersebut bias lebih makmur dari mereka. Mereka terlalu digelapkan dengan rasa benci dan iri hati karena kalah dalam perang dan keadaan ekonomi buruk yang melanda. Seharusnya hal tesebut dijadikan motivasi agar mereka dapat membangun wilayah mereka agar menjadi suatu wilayah yang besar tanpa menyakiti pihak manapun.

5. Ridho A.
Menurut saya kekejaman nazi ini sangatlah tidak berprikemanusiaan dan telah menodai bangsa Jerman itu sendiri. Kekejaman rezim Hitler ini tidak dapat diampuni dengan cara yang apapun. Bagaimana tidak? Mayat-mayat korban kekejaman rezimnya berbicara walaupun mereka tidak bersuara atau mati. Seharusnya kita sebagai manusia modern menegakkan apa yang kita sebut HAM ini. Mereka telah mati karena hak mereka telah dicuri. Sekarang hal itu tidak boleh diulangi lagi. Kita harus melindungi HAM setiap orang.

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar