Kamis, 17 Agustus 2017

PELANGGARAN HAM “ KASUS PELANGGARAN HAM EKSPERIMEN NAZI “ Disusun Oleh : Kelompok 4 Nama Kelas XI MIPA 4 SMA Xaverius 1 Palembang

Disusun Oleh :
Kelompok 4 Nama Kelas XI MIPA 4  SMA Xaverius 1 Palembang
Nama Anggota:
1.      Angellia Lorenza ( 3 )
2.      Eliza Rizki Lestari ( 9 )
3.      Ofiulen Theodurus ( 28 )
4.      Stefanus Andika Putra ( 33 )
5.      Welmi Liaman ( 38 )



(Link video) youtube:https://youtu.be/SIZSbd9U-J4


Penjelasan mengenai kasus pelanggaran HAM  "Eksperimen  NAZI " :
 Eksperimen NAZI adalah  serangkaian eksperimen medis terhadap sejumlah besar tahanan, terutama orang-orang Yahudi dari seluruh Eropa, namun dalam beberapa kasus, eksperimen ini juga dilakukan terhadapOrang Rom, tawanan perang Soviet, danOrang cacat Jerman Non-Yahudi, yang dilakukan oleh rezim Jerman Nazi di dalamkamp konsentrasi pada awal 1940-an khususnya selama Perang Dunia II danHolokaus.  Banyak sekali contoh – contoh kasus eksperimen Nazi yang pernah terjadi, misalnya Eksperimen Anak Kembar (1943-1944),  Eksperimen transplantasi tulang, otot, dan saraf (September 1942-Desember 1943),Eksperimen Cedera Kepala (1942, di Baranowicze, Polandia), Eksperimen Pembekuan (1941), dll. Berikut beberapa penjelasan mengenai kasus – kasus Eksperimen Nazi yang pernah ada :

    Eksperimen Anak Kembar (1943-1944)

Anak-anak deikelompokkan berdasarkan usia dan jenis kelamin, lalu dikurung  di barak-barak kamp selama eksperimen. Eksperimen ini meliputi penyuntikan zat pewarna yang berbeda ke mata mereka untuk mengetahui apakah zat itu bisa mengubah warna mata mereka, dan yang paling mengerikan, menjahit mereka menyatu dalam upayanya untuk menciptakan Kembar Siam.


    Eksperimen transplantasi tulang, otot  (September 1942-Desember 1943)

Eksperimen ini bertujuan untuk meneliti tentang tentang regenerasi tulang, otot, saraf, serta transplantasi tulang dari seseorang ke orang lainnya. Tulang, otot, dan saraf para subjek eksperimen dikeluarkan dari tubuh sebjek tanpa melalui pembiusan.Hasil dari operasi ini, banyak korban yang mati kesakitan, termutilasi, dan mengalami cacat permanen.

    Eksperimen Cedera Kepala (1942, di Baranowicze, Polandia)

Seorang anak muda yang berusia sebelas atau dua belas tahun diikat ke kursi sehingga dia tidak bisa bergerak. Diatasnya terdapat palu mekanik yang setiap beberapa detik turun memukul kepalanya.

    Eksperimen Pembekuan (1941)

Salah satu Eksperimen ini dilakukan dengan cara memaksa subjek untuk bertahan di sebuah tangki air es selama 5 jam. Dalam eksperimen lainnya, para tahanan ditempatkan di udara terbuka dengan bertelanjang bulat selama beberapa jam dengan suhu serendah -6 derajat C (21 derajat F). Diperkirakan sekitar 100 jiwa meninggal akibat eksperimen ini.

    Eksperimen Malaria (Februari 1942-April 1945)

Tahanan yang sehat sengaja diinfeksi dengan nyamuk atau dengan menyuntikkan ekstrak dari kelenajar mukosa nyamuk betina. Lebih dari 1.000 orang digunakan dalam eksperimen ini, dan lebih dari setengahnya tewas.

    Eksperimen Gas Mustar (September 1939-April 1945)

Subjek eksperimen ini sengaja dikenai gas mustar dan gas berbahaya lainnya (misalnya Lewisite), yang akan menimbulkan luka bakar kimia parah. Luka korban kemudian diuji untuk menemukan obat yang paling efektif bagi luka bakar gas mustar.

Dari beberapa penjelasan diatas Eksperimen Nazi merupakan hal yang sangat kejam dan sangat menyakitkan bagi dunia, hal ini pastinya akan selalu diingat oleh seluruh warga dunia atas kekejaman Nazi tersebut.


Sumber:

1)https://id.wikipedia.org/wiki/Eksperimen_manusia_Nazi 

2)http://alifrafikkhan.blogspot.co.id/2010/05/album-foto-eksekusi-nazi-jerman.html

3)http://dodkop.blogspot.co.id/2014/07/eksperimen-nazi-paling-sadis-di-dunia.html


Tanggapan dan saran kelompok mengenai kasus pelanggaran HAM NAZI

    Angelia Lorenza

Menurut saya, eksperimen manusia nazi ini selain sangat kejam juga menyiksa, tidak seharusnya kita sesama manusia melakukan hal yang tidak berperikemanusiaan seperti itu. Dan juga kasus ini melanggar HAM pasal 28 A tentang hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupannya, pasal 28 B (2) mengenai hak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta hak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, pasal 28 G (2) mengenai hak untuk bebas dari penyiksaan dan perlakuan yang merendahkan derajat.

    Eliza Rizki Lestari

 Menurut saya, Tindakan eksperimen tersebut tidaklah seharusnya di percobakan kepada manusia. Dapat kita lihat dalam cuplikan video tersebut, orang-orang yang masih hidup harus merasakan penderitaan dan penyiksaan semasa hidupnya hingga ia tewas dengan tragis akibat eksperimen tersebut. Menurut saya, tindakan ini telah melanggar Hukum HAM yang ada dalam UUD 1945 Pasal 28 B,  28 G, dan 28 I. Ketiga unsur pasal tersebut, mencakup mengenai kelangsungan hidup,mendapat perlidungan dari kekerasan, dan mendapatkan rasa aman. Saya rasa para korban eksperimen ini telah meninggalkan masa hidupnya hanya karena rasa ingin tahu dari para peneliti yang tidak bertanggung jawab dengan dampak yang di uji cobakan terhadap manusia. Sehingga eksperimen nya,dapat menimbulkan korban jiwa.

    Ofiulen Theodurus

Menurut saya, eksperimen nazi adalah contoh pelanggaran terbesar HAM yang pernah di lakukan oleh manusia. Banyak anak-anak yang tak berdosa di buat cacat tubuhnya atau bahkan mati mengenaskan, salah satu contoh nyata kejadian tersebut adalah 2 orang anak dijahit tubuhnya untuk eksperimen kembar siam. Mereka tidak mati, namun di pulangkan kembali kepada keluarga mereka sampai akhirnya ibu mereka terpaksa membunuh anak-anaknya sendiri karena tidak tahan melihat mereka menderita setiap detik. Selain kejam, bagi saya para ilmuwan nazi saat itu hanya mementingkan kepentingan sendiri tanpa memikirkan HAM orang lain.

    Stefanus Andika Putra

Menurut saya, Eksperimen Nazi ini adalahsuatu hal yang sangat tidak manusiawi dan sangat melanggar HAM. Seperti yang kita ketahui, Nazi melakukan banyak  eksperimen – eksperimen  dengan manusia adalah bahan percobaannya. Dari eksperimen tersebut banyak manusia – manusia yang tidak bersalah dijadikan bahan percobaan dan akhirnya meninggal. Hal tersebut merupakan hal yang sangat tidak terpuji, mengigat manusia merupakan makhluk yang mempunyai cinta kasih terhadap sesama. Seharusnya ilmuan Nazi tidak menggunakan manusia sebagai bahan percobaan nya tetapi  menggunakan mesin – mesin yang tidak akan merasakan sakit serta juga harus mementingkan HAM orang lain dan tidak semena – mena dengan orang lain. Berdasarkan  UUD 1945, Eksperimen Nazi ini telah melanggar pasal 28 I tentang diskriminasi dan hak untuk tidak disiksa. Dengan mengupas kasus ini, kita diberikan pengajaran untuk selalu  berbuat baik kepada sesama dan tidak melakukan diskriminasi yang seenak enaknya terhadap sesama manusia.

    Welmi Liaman

Menurut saya, Eksperimen nazi seharusnya tidak dilakukan karena eksperimen ini dilakukan  secara pemaksaan dan melanggar uud 1945 pasal 28 i yaitu hak untuk tidak disiksa
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar