Senin, 07 Agustus 2017

Jurnal Pelanggaran HAM: Perang Saudara di Suriah Disusun Oleh Kelompok 7 Kelas XI MIPA 1 SMA XAVERIUS 1 PALEMBANG

PERANG SAUDARA SURIAH
Disusun Oleh
Kelompok 7 Kelas XI MIPA 1 SMA XAVERIUS 1 PALEMBANG
Nama Anggota:
Adzraa Shaffa Andira
Christine Ciona Chabrina Situmorang
Ely Elkana Septy
Felicia Renaldo
Ricky Wijaya


Pembahasan:
Perang saudara Suriah adalah sebuah konflik bersenjata berbagai pihak denganintervensi internasional yang berlangsung di Suriah. Kerusuhan tumbuh sejakprotes kebangkitan dunia Arab tahun 2011, dan meningkat ke konflik bersenjata setelahkekerasan atas protes kepada Pemerintah Presiden Bashar al-Assad untuk menekanpengunduran dirinya. Perang melibatkan Pemerintah Suriah, kelompok aliansi longgarpemberontak Arab Suriah, Pasukan Demokratik Suriah, kelompok jihaidst Salafi(termasuk Front al-Nusra), dan Negara Islam Irak dan Syam (ISIL).

Semua pihak menerima dukungan besar dari aktor asing, dan banyak yang mengarahkanuntuk melabelinya sebagai perang proksi yang dilancarkan oleh negara-negara besarregional dan dunia.

Di bawah rezim Assad, Suriah melalui reformasi ekonomi neoliberal yang signifikan.Reformasi ini diperburuk kesenjangan kekayaan, yang dikombinasikan dengan resesidan beberapa tahun kekeringan yang menyebabkan penyebaran kebangkitan dunia Arab untuk Suriah. Protes cepat menyebar ke daerah-daerah yang didominasi Kurdi di utaraSuriah.

Kelompok oposisi Suriah membentuk Tentara Pembebasan Suriah dan menguasaidaerah sekitar Aleppo dan bagian selatan Suriah. Seiring waktu, faksi dari OposisiSuriah pecah dari politik moderat asli untuk mengejar visi Islam untuk Suriah, sepertiFront al-Nusra dan Negara Islam Irak dan Syam(ISIL). Di utara, pasukan sebagian besarpemerintah Suriah menarik untuk melawan FSA, yang memungkinkan YPG Kurdiuntuk bergerak dan melakukan klaim de facto atas otonomi. Pada tahun 2015, YPG bergabung dengan Arab, Assyria, kelompok Armenia dan Turkmen membentuk Pasukan Demokratik Suriah.

Per Februari 2016 pemerintah menguasai 40% Suriah, ISIL menguasai sekitar 20-40%, kelompok pemberontak Arab (termasuk Front al-Nusra) 20%, dan 15-20% dikuasaiPasukan Demokratik Suriah. Baik Pasukan Demokratik Suriah maupun Tentara Sruiahtelah membuat keuntungan baru-baru ini terhadap ISIS.

Organisasi internasional telah menuduh pemerintah Suriah, ISIL, dan pasukan oposisilainnya melakukan pelanggaran HAM berat, dengan beberapa pembantaian terjadi.Konflik menyebabkan cukup banyak perpindahan penduduk. Pada 1 Februari 2016, sebuah pembicaraan damai Suriah Jenewa yang dimediasi oleh PBB dimulai, namunpertempuran terus berlanjut.

 

Sumber:

Opini:
1. Adzraa Shaffa Andira
Menurut saya, perang saudara seperti ini jelas merupakan pelanggaran HAM berat, ditinjau dari banyak sisi. Mulai dari kerugian berupa korban jiwa dan materi, tempat tinggal, sampai masa depan sebagian masyarakat yang selamat dan diungsikan ke negara lain yang terancam (mengingat maraknya islamophobia di negeri-negeri Eropa, yang sebagian negaranya merupakan tempat tujuan para imigran yang mengungsi dari Suriah). Di masa penyerangan, sebagian besar masyarakat tewas karena pengeboman, tertimpa puing, tembakan, serangan kimia, dan keracunan. Sementara yang selamat dan tertangkap oleh anggota militer, ada yang disiksa, dipaksa menyebut kalimat "Tiada Tuhan selain Assad" oleh para tentara nasional Suriah (banyak juga dari mereka yang mati karena siksaan tentara Basyar Al-Assad karena tidak mau menuruti perintah para anggota kemiliteran  yang turun ke lapangan. Disebutkan dari beberapa sumber bahwa siksaan tersebut biasanya berupa tendangan, pukulan, cambuk, bahkan ada yang dikubur hidup-hidup), dilecehkan, dan masih banyak lagi. Para wanita yang tertangkap banyak yang diperkosa atau langsung di bunuh. Dan siksaan ini bukan hanya berlaku untuk wanita dan pria dewasa, melainkan juga anak-anak. Mereka tidak segan-segan menembak di tempat anak-anak yang berlarian karena mendengar suara ledakan dan gas air mata. Sempat marak sebuah video yang muncul beberapa saat setelah berita serangan di Aleppo mencuat, yang disana terlihat bahwa seorang lelaki bertanya orang-orang melalui akun media sosial Twitter, bahwa apakah bunuh diri diperbolehkan dalam islam untuk para wanita, karena mereka merasa bahwa lebih baik mereka bunuh diri dibandingkan harus kehilangan kehormatannya di tangan-tangan tentara Bashar Al-Assad (video ini dipublikasikan oleh salah satu berita ternama asal Inggris). Saya yakin, hal semacam ini sudah melampaui konteks kata "manusiawi". Dan menurut saya, bukan hanya negeri-negeri Jazirah Arab saja yang terlibat. Saya percaya bahwa ada campurtangan Amerika Serikat dan Russia di balik ini semua. Suriah adalah tanah gersang, yang diam-diam menyimpan potensi luar biasa. Minyak. Oil Pipeline di Idlib, Aleppo, Halad, dll.. Dan pernah tercatat bahwa Russia pernah melakukan serangan udara di Idlib, yang jatuh tepat di atas tempat pengolahan air yang melayani setidaknya 50.000 orang. Pihak Russia meng-kalim bahwa awalnya, mereka mengira tempat ini adalah kilang minyak organisasi Islamic State of Iraq and the Levant(ISIS). Terjadi kejanggalan disiniSaya belum yakin atas kebenaran benang merah yang saya tarik dari berbagai motif atas terjadinya serangan ini. Yang jelas, apapun sasaran yang dituju pihak-pihak yang terlibat, itu tidak sebanding dengan darah yang tumpah dan nyawa yang melayang di tanah Syaam. Maka itu, kasus ini adalah pelanggaran HAM yang amat berat. Konflik ini sebaiknya ditanggapi dengan tegas oleh PBB, walau hal itu cukup sulit, mengingat aliansi Bashar Al-Assad yang lumayan banyak dan influensial (seperti Iran, China, Russia, partai berpengaruh seperti Hezbollah, dll.)

2. Felicia Renaldo
Menurut pendapat saya, perang saudara suriah merupakan suatu kasus pelanggaran ham. Saya dapat berpendapat seperti itu karena seperti yang kita ketahui bahwa perang saudara suriah itu melibatkan masyarakat dan negara. Dalam hal ini, perang tersebut merugikan banyak orang dan menimbulkan kekacauan. Ham merupakan suatu hak dimana setiap manusia memiliki hak utk hidup dan di dalam ham terkandung banyak hukum. Oleh karena itu, perang saudara suriah merupakan salah satu kasus pelanggaran ham.

3. Christine Ciona
menurut saya, perang saudara suriah merupakan salah satu pelanggaran HAM berat yang ada di dunia. Karena dalam perang ini terjadi pembantaian, kekeringan, dan juga kesenjangan kekayaan. Selain itu dalam perang saudara suriah ini bukan hanya masyarakat tetapi pemerintah Suriah juga ikut terlibat dalam kasus pelanggaran HAM ini. Jadi seharusnya kasus pelanggaram HAM berat seperti ini tidak terjadi lagi karena tentu saja sangat banyak pihak yang dirugikan. Oleh karena itu pelanggaran HAM berat seperti ini seharusnya cepat diselesaikan agar tidak mengorbankan lebih banyak orang serta menjadi pembelajaran bagi setiap orang.

4. Ricky Wijaya
Menurut saya , perang saudara suriah merupakan salah satu kasus pelanggaran HAM yang sangat berat . Karena dalam kasus ini telah terjadi penyiksaan bahkan sampai menyebabkan banyak korban jiwa . Jadi seharusnya kasus seperti ini harus ditindak lanjut agar tidak terjadi terus menerus dan membuat orang sadar bahwa setiap orang itu memiliki HAM yang sama.

5. Ely Elkana Septy
Sebab manusia dilahir kan tuhan untuk saling menghormati, menyayangi satu sama lain. Perang saudara suriah sangat berpengaruh terhadap tali persaudaraan antara satu sama lain. Setiap manusia memeliki hak untuk hidup, perang itu seharus nya tidak terjadi. Banyak korban akibat perang saudara tersebut. Anak-anak yang tidak memiliki dosa harus meninggal dengan cara tragis, orang dewasa, orang tua, wanita yang sedang mwngandung, dan banyak lagi. Seharus nya pemerintah menangani perang ini dengan bijaksana, jangan sampai orang yang tidak ada kaitan nya dengan perang ini dan yang tidak bersalah dalam kasus ini justru menjadi korban.




Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar