Selasa, 15 Agustus 2017

BOM BALI Tahun 2002 Disusun Oleh Kelompok 6 XI IPS 3 SMA XAVERIUS 1 PALEMBANG


Disusun Oleh:
Kelompok 6 XI IPS 3 SMA XAVERIUS 1 PALEMBANG
Nama Anggota:
1.Alvin Vaness.
2.Leonardo Ansjori.
3.Nicholas Richy.
4.Ricardo Benedick.
5.Steven Hizkia. 
Penjelasan mengenai kasus:
Bom Bali 2002 (disebut juga Bom Bali I)adalah rangkaian tiga peristiwa pengeboman yang terjadi pada malam hari tanggal 12 Oktober 2002. Dua ledakan pertama terjadi di Paddy's Pub dan Sari Club (SC) di Jalan Legian, Kuta, Bali, sedangkan ledakan terakhir terjadi di dekat Kantor Konsulat Amerika Serikat, walaupun jaraknya cukup berjauhan. Rangkaian pengeboman ini merupakan pengeboman pertama yang kemudian disusul oleh pengeboman dalam skala yang jauh lebih kecil yang juga bertempat di Bali pada tahun 2005. Tercatat 202 korban jiwa dan 209 orang luka-luka atau cedera, kebanyakan korban merupakan wisatawan asing yang sedang berkunjung ke lokasi yang merupakan tempat wisata tersebut. Peristiwa ini dianggap sebagai peristiwa terorisme terparah dalam sejarah Indonesia.
Tim Investigasi Gabungan Polri dan kepolisian luar negeri yang telah dibentuk untuk menangani kasus ini menyimpulkan, bom yang digunakan berjenis TNT seberat 1 kg dan di depan Sari Club, merupakan bom RDX berbobot antara 50–150 kg.
Bom Bali ini merupakan peristiwa yang mengerikan ini di buatkan film layar lebar dengan judul "Long Road to Heaven" yang melibatkan artis Indonesia dan Australia.
Berikut ini kami juga akan memberikan daftar tersangka dan hukumannya:
1.    Abdul Gani, didakwa seumur hidup.
2.    Abdul Hamid (kelompok Solo).
3.    Abdul Rauf (kelompok Serang).
4.    Imam Samudra alias Abdul Aziz, terpidana mati.
5.    Achmad Roichan.
6.    Ali Ghufron alias Mukhlas, terpidana mati.
7.    Ali Imron alias Alik, didakwa seumur hidup[2].
8.    Amrozi bin Nurhasyim alias Amrozi, terpidana mati.
9.    Andi Hidayat (kelompok Serang).
10. Andi Oktavia (kelompok Serang).
11. Arnasan alias Jimi, tewas.
12. Bambang Setiono (kelompok Solo).
13. Budi Wibowo (kelompok Solo).
14. Azahari Husin alias Dr. Azahari alias Alan (tewas dalam penyergapan oleh polisi di Kota Batu tanggal 9 November 2005).
15. Dulmatin (tewas tanggal 9 Maret 2010).
16. Feri alias Isa, meninggal dunia.
17. Herlambang (kelompok Solo).
18. Hernianto (kelompok Solo).
19. Idris alias Johni Hendrawan.
20. Junaedi (kelompok Serang).
21. Makmuri (kelompok Solo).
22. Mohammad Musafak (kelompok Solo).
23. Mohammad Najib Nawawi (kelompok Solo).
24. Umar Patek alias Umar Kecil (tertangkap di Pakistan).
25. Mubarok alias Utomo Pamungkas, didakwa seumur hidup.
Dan ini adalah jumlah korban dan kewarganegaraannya:


Kewarganegaraan
Jumlah
88
38
26
7
6
5
4
4
3
3
3
2
2
2
2
2
1
1
1
1
1
1

Sumber:
1.wikipedia

Pendapat Penyusun:
1.Alvin Vaness.
       Menurut saya,orang atau oknum yang melakukan bom ini memang harus di hukum seberat beratnya karena tidak sesuai dengan HAM yang ada di Indonesia dengan membunuh ratusan jiwa. 

2.Leonardo Ansjori.
       Menurut saya,Polri masih harus bekerja keras agar bom tidak meledak lagi di Indonesia.Ini jug terbukti dalam pemberitaan media massa di Indonesia,bahwa masih banyak teroris yang mengancam Indonesia dengan bom yang rata-rata terjadi di tempat tempat umum seperti tempat ibadah parkiran angkutan umum dan lainnya
3.Nicholas Richie.
       Menurut saya,seharusnya bom bali itu tidak boleh terulang di tempat lain.karena itu melanggar HAM di Indonesia
4.Ricardo Benedick.
       Menurut saya,orang yang melakukan ini telah melanggar peraturan dan HAM maka harus di hukum sesuai dengan apa yang mereka perbuat.Dan tindakan ini sangat tidak berkemanusiaan karena memuat kerugian financial ataupun jiwa jiwa korban tersebut.
5.Steven Hizkia.
       Menurut saya,bom bali 2002 merupakan pelanggaran HAM yang sangat mengerikan karena ratusan jiwa terbunuh dan terluka.Dan inipun seharusnya dapat dijadikan pelajaran untuk TNI,Polri dan pihak yang mengurusi keamanan Indonesia agar kejadian seperti ini dapat dihilangkan atau paling tidak di netralisir.Karena jika terjadi seperti ini lagi maka ratusan orang tak bersalah akan menjadi korbannya.

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar